Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Maret 2013

Menjelang Dirilisnya Samsung Galaxy S IV

ApaajA Blog kali ini akan membahas tentang teknologi di bulan Maret tahun 2013. Nah pernah dengar kan Produk Samsung Galaxy,  pada kesempatan ini kita akan membahas Samsung Galaxy S IV yang merupakan lanjutan dari produk Samsung yang awalnya telah berhasil merajai pasar dengan produk Galaxy S III.

Menjelang Dirilisnya Samsung Galaxy S IV

Untuk melakukan langkah awal digelarnya perkenalan Samsung Unpacked bertempat di New York City Pertanggal 14 Maret Mendatang, Produser teknologi yang berpusat di Kota Seoul ini telah menelurkan Video Teaser Samsung Galaxy S IV.
Beberapa perangkat detailnya yang ada pada Galaxy S IV ini yaitu 
 layar berukuran 4.99 Inci Super AMOLED untuk resolusinya (kerapatan Pixel) FullHD.
  • Prosesornya dengan chipset Exynos 5 Octa, Prosesor ini telah didukung CPU 8-Core (4x Cortex-A15, 4x Cortex-a7).
  • Kamera Resolusi 13 MegaPixel. Kamera ini dapat Merekam Video beresolusi FullHD.
  • Dalam Hal Prosesor Samsung Galaxy S IV ini di dalamnya terdapat 2 jenis Core antara lain : Cortex-A15 berjalan dikecepatan 1.8 GHz untuk Preforma Maksimum. Kemudian Cortex-A-7 berjalan dikecepatan 1.2 GHz untuk performa penghemat daya.
  • Sesuai info laporan New York, Themes yang ditanamkan di Samsung Galaxy S IV ini memiliki fitur baru yaitu "Eye Scrolling", layar akan secara otomatis bergeser kebawah stetelah mendeteksi mata kita membaca hingga ujug bawah layar.
  • Casingnya ada yang berspekulasi bahwa casing yang akan di gunakan berbahan plastik demi menjaga bobot yang ringan.

Sekian dulu info dari ApaajA.
Read More..

Selasa, 22 November 2011

Hadang MacBook Air, HP Rilis Ultrabook Folio

Senin, 21 November 2011 21:14 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Hewlett-Packard (HP) meluncurkan laptop ringan atau ultrabook Folio untuk mengalahkan Apple MacBook Air.

Folio yang akan masuk pasar pada 7 Desember dijual senilai $ 900. Peluncuran itu berselang dua bulan setelah HP berencana meninggalkan divisi PC.

Perusahaan yang bermarkas di California itu merancang Folio untuk bisnis sehingga bentuknya tipis, ringan dan daya tahan baterai selama sembilan jam.

Bobot Folio hanya 3,3 pounds (1,5 kilogram), state drive bersama dengan layar HD berukuran 13.3-inci (33,8 sentimeter).

"Ini (ultrabook) adalah kategori baru di pasar dan menjadi pilihan baru bagi pengguna untuk mendapatkan sebuah pengalaman baru dalam bisnis," kata kepala kantor penelitian IDC Crawford Del Prete.

"Kami berharap ultrabook dapat memicu kembali penjualan laptop ramping dan mulai 2015, sekitar 95 juta ultrabook akan dikirimm ke seluruh dunia setiap tahunnya," kata pengamat industri Del Prete.

Folio didukung oleh sistem operasi Windows 7 yang menjanjikan sistem bisnis lebih baik berdasarkan peranti lunak Microsoft. Folio akan tersedia dengan chip keamanan built-in untuk mengenkripsi dan melindungi data email
Redaktur: taufik rachman
Sumber: antara


 Sumber :
Read More..

Minggu, 13 November 2011

Akses Internet di Indonesia Melampaui Radio dan Surat Kabar

Oleh Dailysocial | Jagat Pintar – Kam, 28 Jul 2011

Aulia Masna | DailySocial
Penggunaan Internet di Indonesia telah melampaui media tradisional dan berada di peringkat kedua setalah televisi. Demikian hasil sebuah survei yang diselenggarakan Yahoo! dan TNS di kota-kota di seluruh Indonesia.
Meningkatnya ketersediaan paket biaya Internet yang murah dari operator dan semakin terjangkaunya smartphone yang mampu mengakses Internet telah mendorong pertumbuhan ini dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan ini juga berkontribusi terhadap meningkatnya penggunaan media sosial serta adopsi perdagangan elektronik.
Jaringan sosial menempati 89 persen dan menduduki posisi puncak dari daftar aktivitas online paling populer, disusul dengan portal Web di 72 persen. Sementara itu, penggunaan mesin pencari tumbuh 70 persen, dan aktivitas membaca berita di 61 persen. Hasil ini mungkin sedikit mengejutkan karena jaringan sosial tidak mencapai hasil persentase yang lebih tinggi, padahal adopsi dan penggunaan jejaring sosial sangat luas di kalangan pengguna Internet Indonesia.
Hasil survei ini telah berubah secara signifikan sejak pertama kali dilakukan. Pada tahun 2009, semua kegiatan di atas diwakili oleh sekitar 57 persen dari responden kecuali untuk aktivitas membaca berita yang hanya 47 persen.
Pergeseran ini dapat dengan mudah dikaitkan dengan pertumbuhan penggunaan Internet di masyarakat Indonesia yang berumur antara 15 hingga 24 tahun yang mencari hiburan, musik, game, dan platform diskusi online.
Namun penelitian ini juga mengungkapkan, sementara pengunaan Internet di kalangan penduduk lebih muda telah mencapai pertumbuhan yang lebih besar, pengguna Internet tengah baya Indonesia mengakses Internet secara lebih sering.

Kembali pada tahun 2009, warung Internet adalah lokasi yang dominan bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses Internet, namun dengan munculnya paket Internet yang lebih terjangkau dan pertumbuhan perangkat mobile, kunjungan ke lokasi-lokasi seperti itu turun dari 89 persen menjadi hanya 60 persen.
Penggunaan Internet menggunakan ponsel meroket dari 22 persen menjadi 58 persen sementara akses Internet dari rumah bertumbuh dua kali lipat dari 16 persen menjadi 32 persen.
Walau angka dari penelitian ini agak berbeda dengan hasil parsial dari survei Nielsen yang dirilis bulan ini, keduanya menunjukkan tren penggunaan Internet yang serupa. Kedua survei menemukan bahwa perangkat mobile adalah sarana yang memberikan dampak signifikan pada peningkatan penggunaan Internet di masyarakat Indonesia.
Survei Yahoo! dan TNS mencakup hampir 3000 responden berusia antara 15 dan 50 di semua segmen sosial ekonomi yang telah menggunakan Internet antara Januari dan Maret tahun 2011.
DailySocial.net adalah sebuah blog yang membahas teknologi web dan internet dari dalam dan luar negeri, strategi perusahaan IT/Web global, dan juga memperkenalkan startup-startup Indonesia. Blog ini didirikan Rama Mamuaya.

Sumber : www.id.berita.yahoo.com
Read More..

HDMI

Wikipedia

High-Definition Multimedia Interface (HDMI) adalah salahsatu antarmuka (interface) peralatan audio/video digital tanpa kompresi yang didukung oleh industri. HDMI menyediakan antarmuka antara beberapa sumber audio/video digital yang cocok, saperti set-top box, pemutar DVD atau penerima AV serta audio digital dan/atau monitor video yang cocok, saperti televisi digital (DTV).

HDMI mendukung video standar, yang lebih tinggi, ataupun definisi tinggi, ditambah dengan audio digital multi kanal pada kabel tunggal. Hal ini tak tergantung pada standar DTV seperti ATSC, dan DVB(-T,-S,-C), karena semuanya merupakan enkapsulasi stream data MPEG, yang dilewatkan pada dekoder, dan keluar sebagai data video tak terkompresi, yang bisa jadi berdefinisi tinggi. Data video ini kemudian dikodekan menjadi TMDS untuk transmisi digital melalui HDMI. HDMI juga mendukung 8 kanal audio digital tak termampatkan. Dimulai dengan versi 1.2, saat ini HDMI mendukung hingga 8 kanal audio satu bit. Audio satu bit digunakan pada CD Super Audio.

Konektor HDMI Tipe A standar mempunyai 19 pin, sedangkan versi resolusi yang lebih tinggi yang disebut Tipe B telah didefinisikan, walaupun belum digunakan secara umum. Tipe B mempunyai 29 pin, yang mampu membawa kanal video expanded untuk digunakan dengan tampilan beresolusi tinggi. Tipe B dirancang untuk mendukung resolusi yang lebih tinggi dari 1080p.

HDMI Tipe A cocok juga dengan Digital Visual Interface (DVI-D) hubungan tunggal yang digunakan pada monitor komputer modern dan kartu grafik. Hal ini berarti bahwa sumber DVI dapat menggerakkan monitor HDMI, atau sebaliknya, dengan adapter atau kabel yang sesuai, akan tetapi fitur audio dan pengendalian jarak jauh HDMI-nya akan tidak tersedia. Sebagai tambahan, tanpa dukungan untuk High-Bandwidth Digital Content Protection (HDCP) pada kedua ujungnya, mutu dan resolusi video dapat diturunkan dengan sumber sinyalnya untuk mencegah pengguna dari melihat atau lebih khusus lagi merekam isi yang dilindungi. (Hampir semua hubungan HDMI mendukung HDCP, sedangkan beberapa hubungan DVI tidak.) HDMI Tipe B cocok dengan DVI hubungan ganda yang terdahulu.

Pendiri HDMI adalah pembuat elektronika konsumen yaitu Hitachi, Matsushita Electric Industrial (Panasonic/National/Quasar), Philips, Sony, Thomson (RCA), Toshiba, dan Silicon Image. Digital Content Protection, LLC (cabang Intel) menyediakan HDCP untuk HDMI. HDMI telah pula didukung oleh produser film besar Fox, Universal, Warner Bros., dan Disney, serta operator sistem DirecTV dan EchoStar (Dish Network) seperti halnya juga CableLabs dan Samsung.


Belakangan ini mungkin kita sering mendengar mengenai koneksi HDMI (High-Definition Multimedia Interface). Apa sih itu sebenarnya?
HDMI adalah sebuah kabel HD untuk menghubungkan beberapa peralatan elektronik mulai dari home entertainment sampai komputer tetapi bedanya HDMI bisa menggantikan fungsi beberapa kabel sekaligus.
Contoh paling mudahnya seperti ini, bila anda ingin menghubungkan DVD player dengan TV, biasanya minimal anda butuh 2 kabel yaitu kabel untuk audio dan satu lagi kabel untuk video. Dengan HDMI maka kedua kabel tersebut bisa digabungkan menjadi satu sehingga instalasi lebih mudah dan tidak repot.
Dengan kabel HDMI maka ada beberapa transmisi yang bisa dilakukan yaitu pengganti kabel video, kabel suara/ audio dan terakhir adalah data.
Keberadaan HDMI disini tidak terbatas hanya sebagai kabel serba bisa tetapi juga mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan kabel biasa yaitu:
Kecepatan
Mempunyai kecepatan transfer data sampai 10.2 GB per detik sehingga   akan menghasilkan kualitas gambar dan suara yang lebih baik.

Komunikasi 2 arah
HDMI juga mampu berkomunikasi secara 2 arah sehingga antara alat yang satu dengan yang lainnya dapat berinteraksi. Dalam hal ini, misal sebuah HDTV (High Definition TV) dengan DVD Player, singkatnya dapat saling berkomunikasi untuk mendapatkan setting terbaik agar gambar tampil secara optimal.
Penggunaan kabel HDMI tentu saja tidak bisa digunakan secara langsung karena sebelumnya anda harus memastikan bahwa alat yang anda miliki sudah mendukung koneksi HDMI ini. Tetapi seiring perkembangan teknologi ini sendiri, koneksi HDMI akan menjadi koneksi standar seperti sebuah koneksi USB yang sudah ada di semua komputer.
Perkembangan terakhir dari teknologi HDMI ini yang ditandai dengan peluncuran HDMI ver. 1.4 yang mampu menjadikan kabel HDMI sebagai  pengganti kabel ethernet.
Tetapi mungkin sebagai kabel data, HDMI memiliki satu kekurangan yaitu panjang kabel HDMI ini sendiri direkomendasikan antara 7 – 30 m saja sedangkan untuk lebih dari itu, dibutuhkan alat tambahan lain.
Semoga artikel ini cukup berguna.

Sumber : Wikipedia  www.otakku.com
Read More..

Beberapa Macan Distro Linux Pilihan

Sebuah email dari editor sebuah media online menanyakan pertanyaan sederhana: apakah distribusi linux yang terbaik untuk digunakan bagi desktop pribadi, usaha kecil dan enterprise serta server pribadi, usaha kecil dan enterprise? Berdasarkan pengalaman para pengguna dan masukan-masukan dari beberapa tahun terakhir, diskusi online dan trend umum di antara beberapa distribusi linux besar, berikut adalah rekomendasinya.

OS untuk desktop pribadi 
Xandros Desktop atau LindowsOS untuk pengguna non-teknis, dan Mandriva Linux atau SuSE LINUX untuk yang lainnya. Baik Xandros maupun LindowsOS telah berhasil membawa desktop linux lebih dekat ke masyarakat, dengan banyaknya penambahan feature yang user-friendly, pendeteksian hardware yang bagus dan dukungan untuk hardware kebanyakan seperti camera digital, scanner dan wireless network card. Mereka sangat baik untuk pekerjaan yang umum dilakukan dengan komputer. Untuk pengguna yang memerlukan lebih dari hal tersebut, lebih baik mereka memilih Mandriva linux atau SuSE LINUX. Kedua distribusi ini lebih powerful dan lengkap daripada Xandros atau LindowOS, dan keduanya bisa diperoleh secara gratis dari Internet. Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa Fedora Core seharusnya juga dipertimbangkan di kategori ini. Tetapi kekurangan dukungan multimedia secara out-of-the-box, selain juga kecenderungan dari pengembangnya untuk berkonsentrasi di enterprise-level features, seperti skalabilitas dan SELinux, akan membuat Fedora Core pilihan yang lebih baik untuk desktop enterprise daripada desktop pribadi.

OS untuk desktop usaha kecil.
Fedora Core dan SuSE LINUX adalah dua pilihan yang bagus. Untuk perusahaan kecil dengan anggaran IT yang terbatas, SuSE LINUX adalah pilihan terbaik - dia bisa di download secara gratis dan merupakan salah satu dari distribusi yang paling lengkap dan _well-designed_ di pasaran. Fedora Core 1 bisa menjadi pilihan kedua, kekurangan satu-satunya adalah transisi ke kernel Linux 2.6 dan SELinux-nya yang kurang lancar. Xandros Business Desktop juga produk yang baik, tapi dengan harga US$ 495 untuk paket 5 lisensi-nya, masih sangat mahal untuk berkompetisi secara efektif dengan dua saingannya, terutama dikarenakan perusahaan tersebut masih belum terlalu dikenal dan kurangnya dukungan resmi dari para pembuat hardware. Rilis terbaru dari Mandrakesoft mempunyai reputasi sebagai produk yang mempunyai banyak bugs, hal ini membuat Mandrakelinux kurang diminati untuk desktop usaha kecil, setidaknya sampai Mandrake meningkatkan mekanisme pengendalian mutunya.

OS untuk desktop enterprise 
Pilihannya sangat tergantung dengan anggaran IT perusahaan dan level integrasi dengan system lain. Jika uang bukan masalah, maka sangatlah baik untuk menghubungi Red Hat dan SuSE untuk mendapatkan penawaran bagi solusi yang lengkap. Jika anggarannya terbatas, Fedora Core akan menjadi pilihan yang baik - gratis dan cukup didukung oleh komunitas Fedora. Sehabis mengatakan hal itu, sangatlah tidak adil untuk mengabaikan distribusi lain - Mandrakesoft baru keluar dari masalah finansial, jadi mungkin mereka bisa menawarkan paket yang sama dengan harga yang lebih murah dari solusi Red Hat atau SuSE. Pilihan lainnya adalah Sun Java Desktop System (based on SuSE), tetapi kami belum mendengar banyak tentang produk baru ini, jadi sangat sulit untuk membuat penilaian.

OS untuk server pribadi 
Debian atau Slackware adalah pilihan utama. Selain gratis, keduanya mempunyai reputasi sebagai distribusi linux yang solid, bisa diandalkan dan terpercaya di pasaran. Metoda pengembangan mereka memastikan pengendalian mutu yang baik dan keduanya menikmati dukungan komunitas yang tidak ada duanya dari banyaknya situs web dan komunitas pengguna. Debian selalu menjadi distribusi yang terbaik dalam hal _upgrade_ ke versi terbaru, tetapi dengan penambahan utilitas "swaret" pada Slackware versi terbaru membuat Slackware-pun bisa diupgrade dengan satu perintah. Tanpa perlu dikatakan, Debian dan Slackware terkenal dalam hal menyediakan update security secara tepat waktu.

OS untuk server usaha kecil 
Sama seperti diatas. Walaupun Red Hat Linux dan Fedora Core yang baru diluncurkan masih menjadi OS Linux yang dominant di banyak ruangan server di seluruh dunia, perusahaan tersebut telah mengecewakan banyak penggunanya dengan kebijakan yang tidak populer, yang memaksa para pengguna untuk membeli produk enterprise-nya yang lebih mahal. Di pihak lain, Debian dan Slackware telah ada sejak lama dan perubahan kebijakan secara drastis sangatlah tidak mungkin. Untuk perusahaan kecil dengan anggaran terbatas, tidak ada alasan untuk membeli OS untuk server, kecuali mungkin pada situasi tertentu.

OS untuk server enterprise 
Jika uang bukan masalah dan perusahaan membutuhkan dukungan hardware yang solid atau layanan bagi Oracle atau aplikasi komersial lainnya, maka sangatlah baik untuk menghubungi Red Hat atau SuSE. Bahkan Red Hat dan SuSE adalah hanya dua distribusi yang di sertifikasi secara resmi dan didukung oleh Oracle. Perusahaan dengan anggaran terbatas bisa mempertimbangkan menggunakan Debian di servernya. Jika support dibutuhkan, Red Hat dan SuSE dalam posisi terbaik untuk menawarkannya, tentunya dengan harga tertentu. Technical Support dari pihak ketiga juga tersedia untuk Debian. Slackware kurang diminati di kategori ini dikarenakan sangat sulit mencari support dan orang yang terbiasa dengan distribusi ini.
Seperti biasa perbandingan seperti ini akan menimbulkan kontroversi dan akan ada banyak orang yang tidak setuju dengan pilihan yang diambil. Walaupun demikian, membandingkan distribusi linux dengan cara ini menghasilkan kesimpulan yang menarik: SuSE kelihatannya menyediakan beragam produk untuk bermacam-macam kebutuhan. Produknya bervariasi dari SuSE LINUX yang dirilis tiap 6 bulan sekali dan solusi khusus untuk Linux Desktop dan Office Desktop, sampai ke produk Standard, Enterprise dan Openexchange server. Ia juga memiliki dukungan dari Novell dan jalur pemasarannya untuk menghadapi Red Hat. Apakah harganya terlalu tinggi? Dalam kasus tersebut, pertimbangan serius bisa diberikan untuk menggunakan Debian, terutama untuk server.

Sumber : wiki.linux.or.id
Read More..

Perbedaan 32-bit dan 64-bit

32-bit dan 64-bit mengacu pada arsitektur processor.
Processor 32-bit artinya register2 nya (unit penyimpanan data terkecil di dalamnya) berukuran 32 bit.
Processor 64-bit artinya register2 nya berukuran 64 bit.

( Register2 ini lah yang digunakan untuk melakukan macam2 operasi. Misalnya c = a + b, maka register "eax" akan me-load nilai dari "a" (di memory), kemudian pada register "eax" ditambahkan nilai dari "b", lalu "eax" ditulis ke memory pada posisi variabel "c" )

Pengaruh ukuran register terhadap kecepatan:
Setiap proses baca/tulis dari memory (disebut dengan load/store) membaca/menulis informasi sebesar ukuran register; maka register 64-bit potensial membaca/menulis memory 2x kecepatan register 32-bit.
Tapi ini teoretis saja, karena kenyataannya prosesor juga menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal lain selain load/store, seperti pemrosesan matematis, vector-processing, dll.

Pengaruh ukuran register terhadap presisi:
Secara simplistik: Makin panjang register, makin banyak angka di-belakang-koma yang bisa dihitung secara akurat.
Sebagai gambaran: Misalkan resolusi bilangan real pada 32-bit adalah 0.0001, maka resolusi bilangan real pada 64-bit bisa mencapai 0.0000001 (jadi jauh lebih presisi).

Pengaruh ukuran register terhadap ukuran memori:
Salah satu dari sekian banyak register adalah "addressing register". Addressing register (atau registers, kalau lebih dari satu) adalah register yang memiliki fungsi 'menunjuk' ke alamat tertentu dalam memory. Jangkauan (range) penunjukan ini disebut dengan istilah memory space.
Pada arsitektur 32-bit, addressing registers mampu 'menunjuk' posisi memory dari 0 s/d 4'294'967'295 (4 GiB - 1). Inilah yang mengakibatkan muncul "batasan 4 GiB" pada sistem berbasis arsitektur 32-bit.
Pada arsitektur 64-bit, addressing registers mampu 'menunjuk' posisi memory dari 0 s/d 18'446'744'073'709'551'615 (16 EiB - 1). Seperti kita lihat, tidak ada lagi 'batasan 4 GiB' pada sistem berbasis arsitektur 64-bit.

Pengaruh ukuran register terhadap dataset:
"Dataset" adalah istilah untuk 'seperangkat data yang di-load ke dalam memory untuk diproses dan (optionally) ditulis kembali ke hard disk'.
Sistem 32-bit terbatas pada dataset sebesar (2^32)-1, atau (4 GiB - 1). Mengingat sebagian memory harus digunakan untuk OS dan program database ybs, maka biasanya dataset nya hanya sebesar 1-2 GiB saja.
Artinya, sebuah database yang berukuran, katakanlah, 20 GiB (tidak asing dalam konteks perusahaan besar), harus diproses 10~20x.
Sistem 64-bit tidak memiliki batasan di atas. Dia dapat me-load dataset sebesar ketersediaan memory. Artinya, database 20 GiB di atas dapat di-load seluruhnya (asal memory mencukupi), diproses dalam sekali jalan saja.

-----

Agar supaya kita dapat memperoleh keunggulan sistem 64-bit, maka baik software dan hardware harus mendukung.
Software 32-bit jalan di hardware 64-bit tidak bisa memanfaatkan kelebihan arsitektur 64-bit. (Software hanya akan menggunakan 32-bit saja dari 64-bit yang tersedia; 32-bit sisanya tidak dikenali) ==> disebut mode 32-bit.
Sebaliknya, software 64-bit tidak bisa jalan di hardware 32-bit karena kebutuhannya akan lebar register 64-bit tidak bisa dipenuhi.

Windows XP 32-bit dan Windows Vista 32-bit adalah 2 sistem operasi yang masih beroperasi di mode 32-bit.
Windows XP 64-bit dan Windows Vista 64-bit adalah 2 sistem operasi yang mampu beroperasi di mode 64-bit.

-----

AMD64 adalah terobosan (breakthrough) AMD dalam dunia processor x86.

Dahulu, s/d prosesor Pentium 3, Intel bersikukuh menggunakan hanya arsitektur 32-bit pada processor x86. Intel menghabiskan uang jutaan dollar untuk mengembangkan arsitektur 64-bit yang samasekali baru (artinya: Tidak kompatibel dengan dunia x86) dalam bentuk Intel ITANIUM.

AMD kemudian mengembangkan instruction set (dan arsitektur) dari processor x86 yang dibuatnya (AthlonXP) sehingga lahirlah Athlon64: Processor x86 yang memiliki arsitektur 64-bit.

Instruction set yang diperluas ini disebut AMD64 oleh AMD. Intel terpaksa melakukan cross-license, dan menggunakan instruction set tersebut juga (tapi dengan nama EMT64, bukan AMD64. Biasalah, masalaha corporate pride...)

-----

Saya tidak yakin dengan Mac OS X.
Tetapi Linux memiliki versi 32-bit dan versi 64-bit.
Contoh, Ubuntu yang ada di ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/hardy/
Ada versi AMD64 (64-bit) dan ada versi i386 (32-bit)

-----

Kelebihan dan kekurangan?

Kita sudah melihat kelebihan dari arsitektur 64-bit.

Sekarang kekurangannya:

Banyak Software 32-bit yang tidak bisa jalan di arsitektur 64-bit, khususnya driver.

Mengapa bisa begitu?

Komputer adalah benda yang sangat kompleks. Untuk bisa berguna bagi manusia, komputer perlu melakukan apa yang disebut "Input/Output" (I/O). Contoh I/O adalah kirim/terima data via LAN, kirim gambar ke Monitor via VGA Card, dll.

Nah, semua tindakan I/O membutuhkan buffer. Sebagai contoh, kita kenal "memory VGA" pada VGA Card; itu sebetulnya adalah buffer untuk membantu VGA Card menampilkan gambar di monitor.

Masalahnya, agar I/O bisa berlangsung dengan mulus dan cepat, 'buffer' ini perlu mendapatkan alamat. Dan alamat ini di ambil dari memory space. Hal ini terjadi meskipun komponen pelaksana I/O ini memiliki buffernya sendiri (contoh: VGA Card terbaru dari nVidia / ATI biasanya punya minimal 256 MiB RAM pada card nya). Tetap saja memori pada card tersebut akan dipetakan ke memory space.

Agar tidak bentrok dengan Sistem Operasi, yang biasanya di-load ke dalam memory 'rendah' (Bottom Memory = memory dengan alamat kecil), maka biasanya pemetaan buffer ini dilakukan di memory 'tinggi' (Top Memory = memory dengan alamat besar, atau dihitung mundur dari alamat memori terbesar (2^32)-1)

Catatan: Ini juga alasan yang menyebabkan RAM komputer kalau terpasang 4 GiB hanya akan bisa dipakai Max 3,25 GiB (atau kalau untung 3,5 GiB), ada yang 'hilang' karena 'tertutupi' oleh buffer dari komponen I/O.

Nah, pada arsitektur 64-bit, hal yang sama pun dilakukan: Buffer untuk I/O dipetakan ke Top Memory. Masalahnya, Top Memory pada arsitektur 64-bit jelas terletak pada posisi yang berbeda dengan Top Memory pada arsitektur 32-bit.

Driver adalah korban yang paling jelas; mereka berusaha mengakses Top Memory 32-bit, padahal lokasi buffer tidak di situ. Akibatnya: Crash.

Software2 lain yang juga coba-coba mengakses Top Memory secara langsung akan mengalami crash juga.

Lucunya, banyak game 32-bit yang malah jalan dengan tanpa masalah di sistem 64-bit; hal ini karena mereka tidak berusaha mengakses Top Memory secara langsung, melainkan meminta bantuan Microsoft DirectX Layer untuk mengakses fitur dari sebuah VGA Card.

Sumber : mig33bogor.hot-me.com
Read More..
Top Bottom Back To Top